Malang, 28 Oktober 2026 – Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Pada Rabu, 28 Oktober 2026, siswa kelas 1 SD Islam Sabilillah Malang 1 mengikuti kegiatan kunjungan wisata edukatif ke Pari Bendo. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung, memadukan aktivitas rekreasi dengan penerapan materi pembelajaran yang telah dipelajari di sekolah.
Kunjungan ini disambut dengan antusias oleh para siswa. Mereka menikmati berbagai aktivitas menyenangkan, mulai dari berenang hingga bermain di playground. Selain memberikan pengalaman rekreasi bersama teman-teman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih keberanian, kemandirian, interaksi sosial, serta kebersamaan antarsiswa.
Menariknya, kunjungan wisata ini tidak hanya berfokus pada kegiatan bermain. Siswa juga diajak melakukan observasi terhadap living things (makhluk hidup) dan non-living things (benda tak hidup) yang mereka temukan di lingkungan Pari Bendo. Kegiatan ini merupakan bentuk aplikasi pembelajaran Science dalam kurikulum Cambridge yang diterapkan di SD Islam Sabilillah Malang 1.
Selama kegiatan observasi, siswa berkesempatan mengamati lingkungan sekitar dan mengidentifikasi berbagai objek berdasarkan karakteristiknya. Mereka belajar mengenali makhluk hidup, seperti tumbuhan, serta membedakannya dari benda tak hidup yang ada di sekitar. Melalui pengamatan langsung, konsep yang sebelumnya dipelajari melalui buku dan penjelasan guru menjadi lebih nyata dan mudah dipahami.
Pembelajaran di luar kelas seperti ini memberikan pengalaman bermakna bagi siswa kelas 1. Anak-anak tidak hanya menerima informasi, tetapi juga belajar mengamati, mengenali perbedaan, mengajukan pertanyaan, dan menghubungkan pengetahuan dengan lingkungan di sekitarnya. Proses tersebut turut menumbuhkan rasa ingin tahu serta kemampuan berpikir ilmiah sejak dini.
Kegiatan wisata edukatif ini juga menunjukkan bahwa pembelajaran dapat berlangsung secara menyenangkan tanpa kehilangan tujuan akademiknya. Perpaduan antara eksplorasi lingkungan, aktivitas fisik, dan interaksi sosial membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih utuh bagi peserta didik. Melalui kunjungan ke Pari Bendo, siswa kelas 1 SD Islam Sabilillah Malang 1 mendapatkan kesempatan untuk belajar, bermain, dan bertumbuh bersama. Pengalaman ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap proses belajar sekaligus meningkatkan kepedulian anak terhadap lingkungan sekitar.
Sebagai Sekolah Pemimpin Peradaban Dunia, SD Islam Sabilillah Malang 1 terus menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna. Melalui penerapan pembelajaran Science Cambridge dalam kegiatan nyata, siswa didorong untuk menjadi pembelajar yang kritis, memiliki rasa ingin tahu tinggi, serta mampu memahami dunia melalui pengalaman langsung. (mel)