Ma’had merupakan tempat belajar yang tepat bagi anak usia SMA. Anak yang menempuh pendidikan di ma’had biasa disebut dengan istilah “santri”. Keuntungan yang diperoleh seorang santri yang utama adalah memiliki kemandirian yang kuat, kedisiplinan tinggi, serta pemahaman agama yang lebih mendalam. Lingkungan ma’had yang terstruktur 24 jam melatih mereka untuk mengelola waktu, beradaptasi dengan keberagaman teman, dan meminimalisir distraksi negatif dari luar. Dengan demikian banyak keuntungan yang diperoleh apabila belajar di ma’had.
Masa transisi dari rumah ke ma’had membutuhkan proses penyesuaian yang tidak sebentar bagi seorang santri. Agar mereka betah dan kerasan, maka para santri harus memiliki cara yang harus dilakukan. Oleh karena itu ma’had SMA Islam Sabilillah mengadakan kegiatan yang diberi tajuk Dirasah Kehormatan dengan mengambil tema “Tips Kerasan di Ma’had”. Kegiatan tersebut diperuntukkan tidak hanya bagi santri baru, tetapi juga bagi santri lama, yang sudah 2 atau 3 tahun berada di ma’had.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengundang pengasuh pondok pesantren PIQ Singosari Malang, yaitu K.H. Mochamad Anas bashori, Lc., MA yang sekaligus sebagai pembina ma’had SMA Islam Sabilillah Malang. Dalam taushiyahnya, Beliau menyampaikan setidaknya ada empat tips agar para santri kerasan di ma’had. Pertama, santri harus memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar hidup disiplin dan mandiri. Motivasi yang utama berasal dari dalam diri mereka (intrinsik). Keinginan nyantri harus bersal dari hati mereka, meskipun ada di antara mereka yang sebelumnya atas dorongan orang tua. Kedua, santri harus aktif membuka diri dan menjalin pertemanan dengan teman sekamar maupun kawan sebaya; memiliki "lingkaran pendukung" (support system) yang solid agar rasa rindu rumah (homesick) terkikis perlahan. Ketiga, santri harus aktif mengikuti rutinitas harian yang menyeimbangkan antara jadwal mengaji, sekolah, dan minat pribadinya, agar harinya terasa seru dan tidak membosankan. Terakhir, santri harus banyak berdoa dan rajin bermunajat agar diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam menjalani hari-harinya di ma’had. Apabila keempat tips tersebut dilakukan maka para santri akan menjadikan ma’hadnya menjadi rumah kedua mereka.
Dirasah Kehormatan: Tips Kerasan di Ma’had