Malang – SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren menggelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS/BES (Badan Eksekutif Siswa) pada Senin, 27 Juli 2026. Suasana demokrasi tampak hidup di lingkungan sekolah karena seluruh warga sekolah terlibat dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan layaknya pemilihan umum. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pendidikan karakter yang memberi pengalaman langsung kepada siswa untuk memahami nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai warga sekolah.
Pemilihan Ketua BES merupakan agenda tahunan yang dinantikan siswa sebagai ajang regenerasi kepemimpinan organisasi. Selain memilih pengurus baru, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual agar siswa memahami bahwa demokrasi tidak hanya dipelajari melalui teori di kelas, tetapi juga dipraktikkan melalui proses pemilihan yang jujur, adil, transparan, dan bertanggung jawab. Tahun ini terdapat empat pasangan calon dari kelas XI, yakni Muhammad Daffa Fachri Akbaril – Iniesta Shaquille Alvino, Marlon Fauzi Althea – Darel Miko Nurandika, Hawa Tsurayya – Alya Rafeyfa, serta Zamara Junda – Nadya Afifah.
Koordinator BES, Hj. Nafisatul Mursidah, S.Pd., menjelaskan bahwa tujuan Pemilu BES jauh lebih besar daripada sekadar memilih ketua dan wakil ketua organisasi siswa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi media pembelajaran demokrasi yang nyata bagi siswa untuk belajar menghargai perbedaan pilihan, bersikap jujur dan adil, serta bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang berintegritas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penjaringan dan pendaftaran calon, kemudian dilanjutkan dengan kampanye terbuka berupa debat kandidat dan orasi penyampaian visi, misi, serta program kerja. Setelah seluruh tahapan kampanye selesai, pemungutan suara dilaksanakan di TPS 01 Gedung Putra dan TPS 02 Gedung Putri. Seluruh proses penyelenggaraan dikelola oleh anggota aktif BES yang berperan layaknya Komisi Pemilihan Umum (KPU) sekolah, sementara penghitungan suara dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
Di akhir kegiatan, Hj. Nafisatul Mursidah berharap pasangan Ketua dan Wakil Ketua BES terpilih mampu mengemban amanah dengan penuh dedikasi dan menjadi representasi terbaik sekolah. Ia menegaskan bahwa BES bukan sekadar organisasi siswa, melainkan perwajahan sekolah, sehingga setiap program kerja harus mencerminkan aspirasi seluruh warga sekolah. Melalui Pemilu BES ini, SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan pemahaman demokrasi yang baik sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan yang amanah dan visioner.