SMP Islam Sabilillah berkomitmen untuk mencetak lulusan sebagai pemimpin peradaban dunia yang kelak dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat. Selain itu, SMP Islam Sabilillah juga bercita-cita untuk melahirkan alumni yang cerdas dan berkompetensi di berbagai bidang kehidupan. Salah satu alumni SMP Islam Sabilillah Malang yang memiliki keahilan dan berkompetensi di bidang teknologi ialah Cakra Satriyadana, atau biasa disapa dengan Mas Cakra. Mas Cakra sendiri merupakan alumni dari Sekolah Sabilillah, tepatnya di SMP Islam Sabilillah Malang dan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren. Salah satu hal yang berkesan bagi Mas Cakra selama bersekolah di SMP Islam Sabilillah Malang ialah guru-guru yang senantiasa sabar dan telaten dalam membimbing setiap mata pelajaran. Lingkungan sekolah yang tenang dan nyaman juga menjadi hal yang berkesan bagi Mas Cakra. Selain itu, kehadiran teman-teman yang saling mendukung serta kebersamaan penuh canda tawa membuat masa sekolahnya menjadi lebih menyenangkan serta penuh kenangan.
Mas Cakra sendiri juga memiliki hobi di bidang fotografi sehingga mendorongnya untuk aktif di berbagai organisasi fotografi seperti organisasi “Flash” di SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren. Kecintannya terhadap teknologi membuatnya memilih jurusan Teknik Informatika di President University sebagai tempat untuk studi lanjutnya. Ketika berada di dunia perkuliahan, Mas Cakra juga aktif sebagai anggota organisasi fotografi “Shutter”. Dunia fotografi mengantarkan Mas Cakra menjadi pemenang di berbagai even kompetisi fotografi di Indonesia, salah satunya juara 1 Fotografi Tingkat Kota Malang yang diselenggarakan oleh HIMA TEP UM dan ia juga pernah terpilih sebagai The Best 50 of Snapshot National Geography Competition yang diselenggarakan oleh HIMA Teknik Fisika ITS.
Selain dunia fotografi, ia juga memiliki keahlian di bidang web dan data informasi. Ia pernah menjalani magang sebagai Web Developer di PT Floo Integra Digital serta menjadi Certified Data Analyst oleh TripleTen. Pada masa kini, Mas Cakra berkesempatan untuk menjalani pelatihan Bahasa Mandarin di Zhejiang University of Science & Technology (ZUST). Mas Cakra merasa bahwa belajar Bahasa Mandarin di negara asalnya bukanlah hal yang mudah, ia menjelaskan “Belajar Bahasa Mandarin di Cina benar-benar penuh tantangan. Perbedaan sikap, budaya, bahasa, dan kebiasaan menjadi salah satu tantangan yang saya hadapi selama di Cina. Negara Cina sendiri memiliki berbagai peraturan yang wajib untuk dipatuhi sehingga menuntut saya untuk pandai beradaptasi dengan cara menjadi lebih aktif mengamati hal sekitar.”
Mas Cakra memiliki prinsip yang kuat dalam hidupnya yakni ia meyakini bahwa kehidupan merupakan pembelajaran terbesar bagi kehidupan manusia, sehingga ia tidak pernah lelah untuk senantiasa belajar dimanapun dan kapanpun. Mas Cakra menuturkan pesan untuk para generasi muda, “Janganlah pernah lelah dalam menghadapi hidup walau di keadaan sulit. Tetaplah berjalan walau di tengah badai yang menerpa, karena roda kehidupan terus berputar. Percayalah bahwa setiap ujian adalah bagian dari rencana Allah SWT dan di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan bagi mereka yang sabar dan tetap berusaha.”