Jl. Terusan Piranha Atas No.135 Malang admin@sekolahsabilillah.sch.id
Follow us:
Publikasi Sekolah Islam Sabilillah Malang

Launching Litera Wiyata, Program Inovasi Literasi

06 March 2023

SMA Islam Sabilillah (SMAIS) Malang Boarding School melaunching program Litera Wiyata. Salah satu program unggulan yang kini dikembangkan SMAIS untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa. Program ini diresmikan bersamaan dengan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 SMAIS Malang Boarding School, Sabtu (4/3) lalu.

Kepala SMAIS Malang, Idi Rathomy Baisa, S.Pd., M.Pd mengatakan, program Litera Wiyata untuk menyiap – kan siswa agar memiliki literasi yang semakin baik.

“Litera Wiyata menjadi portal untuk menjadi wadah konsultasi antara siswa dengan guru. Bahkan tidak menutup kemungkinan mem[1]buka bagi khalayak umum,” ucapnya kepada Malang Posco Media.

Dia menyampaikan, bagi khalayak umum yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan literasi, berupa menulis, terdapat bimbingan khusus melalui Litera Medika SMAIS. Sekolah ini juga ber[1]kreasi dalam peningkatan program literasi ini. Yakni dengan mendirikan gazebo-gazebo dengan bahasa asing.

“Total ada lima gazebo yang kita punya, masing-masing memiliki bahasa tersendiri, ada Inggris, Jepang, Jerman, Arab dan Jawa. Dari sana juga harapannya anak-anak bisa menulis dengan menggunakan bahasa asing tersebut,” tutur Idi.

Litera Wiyata menjadi wadah untuk menaungi beberapa kegiatan-kegiatan literasi yang ada di SMAIS Malang. Diantaranya adalah Gubug Literasi, Gazebo Literasi, Litera Medika dan beberapa program literasi lainnya.

Idi mengungkapkan, ada tiga keunggulan yang ditampilkan dari Litera Wiyata ini. Pertama, menghadirkan perpustakaan digital yang dapat diakses oleh siswa dimana dan kapan saja. Kedua, membuat program literasi semakin asyik dengan adanya sarana gazebo. Dan yang ketiga, gubuk literasi yang menjadi salah satu programnya sejauh ini sudah menghasilkan karya-karya luar biasa. “Anak-anak kami sudah berhasil membuat banyak karya hebat berupa puluhan buku yang sudah mereka tulis,” tuturnya.

Idi menambahkan, melalui program Litera Wiyata ini akan banyak program strategis yang akan dikembangkan. Salah satunya pelatihan menulis. Tidak hanya ditujukan untuk siswa SMAIS saja, tetapi juga untuk umum.

“Termasuk program dibawah Litera Wiyata ada Litera Tour. Jadi kami membuka bagi orang luar untuk bisa edu wisata ke SMAIS Malang. Misalnya ada SMP atau MTs mau studi wisata kesini bisa. Kita akan menampilkan produk-produk literasi anak-anak kami,” paparnya.

Ia juga menjelaskan bahwa literasi merupakan suatu hal yang penting dan menjadi dasar dari seluruh keilmuan peserta didik. Terutama berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif yang sangat dibutuhkan oleh siswa.

“Anak harus dibiasakan untuk bertanya. Kalau ia sudah bertanya, maka dia akan berpikir. Kalau dia berpikir maka ia akan belajar. Maka kunci ruhnya adalah kita kembangkan anak-anak untuk terus bertanya,” ucapnya.

Sebagai bukti keberhasilan program literasi ini, banyak lulusan SMAIS yang diterima di perguruan tinggi ternama baik di dalam maupun luar negeri. Bahkan sebagian mendapat penghargaan dari pemerintah dengan program beasiswa ke luar negeri.

Tahun ini saja sudah ada lima siswa kelas 12 yang memperoleh beasiswa ke luar negeri secara penuh. “Ini tentu menjadi kebanggaan. Alumni kami diterima untuk melanjutkan studi di berbagai negara,” ungkapnya.

Selain program literasi, yang mengantarkan para siswa hingga mampu mendapatkan beasiswa penuh kuliah keluar negeri diantaranya adalah pembiasaan dari program Project Based Learning (PJBL).

“Saya sangat membanggakan pada program PJBL. Program ini juga yang memberikan kesempatan bagi anak untuk berpikir kritis, kreatif, sehingga dia mampu diterima di luar negeri,” katanya.

Idi menambahkan, kedepan SMAIS Malang juga akan pengembangan Science and Technology. Menurutnya, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi sangat penting untuk menunjang peserta didik di masa-masa yang akan datang.

Translate