21 February 2026
Salat tarawih dan tadarus merupakan ibadah khas yang sangat dinantikan di bulan Ramadan. Keduanya sarat dengan nuansa kebersamaan yang kuat dan keutamaan yang luar biasa. Salat tarawih hukumnya sunnah muakad artinya salat ini sangat dianjurkan untuk dikerjakan yang sayang jika ditinggalkan. Salat tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat dengan setiap dua rakaat salam lalu berhenti sejenak untuk istirahat. Banyak hikmah yang didapatkan oleh kaum muslimin apabila mau melaksanakan dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Salah satu di antaranya adalah Allah menjanjikan ampunan bagi siapa saja yang mau melaksanakannya.
Tadarus merupakan kegiatan membaca Al-Qur'an yang dilakukan secara bergantian atau bersama-sama dalam suatu majelis. Dalam kegiatan tadarus seseorang bukan sekadar membaca Al-Qur’an, melainkan adanya interaksi, satu orang membaca, sementara yang lain menyimak dan membenarkan jika ada kesalahan tajwid atau pelafalan. Dengan melaksanakan tadarus seseorang akan mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah Swt.
Dengan adanya hikmah besar dari salat tarawih dan tadarus, maka Ma’had SMA Islam Sabilillah Malang menyelenggarakan dua kegiatan tersebut dengan perencanaan yang sangat matang. Salat tarawih secara berjamaah dilaksanakan oleh santri putra dan putri sejak hari pertama puasa berdasarkan keputusan sidang isbat pemerintah. Salat tarawih tersebut dilaksanakan sebanyak 20 rakaat dilanjutkan dengan 3 rakaat salat witir. Secara bergiliran santri yang mempunyai kemampuan membaca Al-Qur’an yang sangat baik dipilih untuk menjadi imam. Pemilihan imam dari kalangan santri ini dimaksudkan untuk melatih mereka menjadi pemimpin kelak mereka apabila sudah dewasa.
Seusai salat tarawih dan witir berjamaah, seluruh santri membentuk halaqah atau kelompok untuk tadarus Al-Qur'an. Dalam satu malam, mereka mengkhatamkan Al Qur’an 30 Juz. Setiap halaqah terdiri dari 5-6 santri dengan satu orang santri yang ditunjuk sebagai ketuanya. Ketua kelompok membagi secara merata halaman demi halaman mushaf Al-Qur'an yang harus dibaca. Dalam waktu sekitar 30 menit setiap kelompok telah menyelesaikan 1 juz yang menjadi bagiannya. Dalam pelaksanaan tadarus kelompok ini juga ada nilai-nilai kepemimpinan yang ditanamkan. Untuk menambah isi pundi-pundi pahala santri, setelah salat Subuh mereka melakukan tadarus mandiri dengan target setiap santri 1 juz Al-Qur'an yang harus dibaca (one day one juz).
Dengan melaksanakan salat tarawih dan tadarus setiap hari, semua santri berharap agar Allah menurunkan rahmat dan ampunan-Nya. Sehingga mereka tidak akan ditinggalkan bulan Ramadan pada malam 1 Syawal nanti kecuali telah mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah Swt.