Suasana kelas 8A SMP Islam Sabilillah Malang terlihat berbeda seperti biasanya, bukan karena mata pelajarannya namun karena pengajarnya. Siswa kelas 8A berkesempatan untuk mengikuti kegiatan “Sharing Session” pada hari Kamis (05/02) siang bertempat di ruang kelas 8A SMP Islam Sabilillah Malang. Kegiatan Sharing Session kali ini menghadirkan salah satu alumni angkatan ketiga dari SMP Islam Sabilillah Malang yaitu Abdillah Faisal Nur Fajar atau akrab disapa dengan panggilan Mas Abdillah. Mas Abdillah sendiri merupakan alumni Program Studi Eletronika dan Instrumentasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada hari tersebut beliau memaparkan berbagai materi yang berkaitan dengan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Kegiatan ini didampingi langsung oleh wali kelas 8A yakni Bu Ana Rulistiya, S.Pd.
Mas Abdillah memaparkan materi yang menarik yakni mengenai KKA. Beliau menyampaikan berbagai hal tentang dasar-dasar koding dan kecerdasan artifisial. Selain itu, beliau juga memberikan tutorial dalam membuat koding menggunakan aplikasi Scratch. Para siswa sangat antusias ketika mendengarkan dan menyimak penjelasan dari Mas Abdillah. Mas Abdillah juga memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mempraktekkannya serta mencoba untuk menuntun siswa dalam membuat koding yang tepat. Para siswa yang awalnya kebingungan perlahan mulai memahami setiap poin materi yang ada. Suasana kelas menjadi sangat seru karena mereka dapat belajar KKA bersama pemateri yang ahil dan kompeten di bidang tersebut, sehinga para siswa bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang berbeda dari biasanya.
Adanya kegiatan Sharing Session bertopik KKA ini merupakan bentuk tekad SMP Islam Sabilillah Malang untuk mencetak generasi yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, namun juga mampu menciptakan karya yang hebat dan bermanfaat melalui penerapan KKA. SMP Islam Sabilillah Malang telah menjalin kolaborasi dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema) agar bisa mendalami berbagai materi tentang koding. Di sisi lain, SMP Islam Sabilillah Malang menyadari bahwa kehadiran kecerdasan artifisial juga penting bagi semua orang. Sehingga pihak sekolah merasa perlu untuk memberikan penguatan moralitas dan nilai-nilai religius agar para siswa tidak tersesat dalam memanfaatkan koding ataupun kecerdasan artifisial. SMP Islam Sabilillah Malang telah membuktikan bahwa dirinya mampu memberikan mutu pembelajaran yang terbaik bagi siswanya agar para siswa tidak tergerus oleh kemajuan zaman.