Malang, 10 Agustus 2026 — Majelis Orang Tua Siswa (MOS) SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren (SMAIS) telah menyelesaikan proses pemilihan Pengurus Inti MOS periode 2026/2027. Pemilihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan serta pengembangan potensi siswa.
Berdasarkan hasil pemilihan, telah ditetapkan empat Pengurus Inti MOS SMAIS periode 2026/2027 yang akan mengemban amanah untuk menjadi mitra strategis sekolah sekaligus wadah komunikasi dan kolaborasi bagi orang tua siswa.
Adapun susunan Pengurus Inti MOS SMAIS periode 2026/2027 adalah sebagai berikut:
1. Ketua: Ibu Hannis Rachmawati, orang tua Ananda Aisyah Kirana Hanarto, Kelas XII-2C.
2. Wakil Ketua: Ibu Yustine Oktaviani, orang tua Ananda Akmal Daya Nugraha, Kelas XI-1B.
3. Sekretaris: Ibu Rosyida Nugraheni, orang tua Ananda Fakhri Mohammad Abqori, Kelas X-1A.
4. Bendahara: Ibu Dewi Sukesi, orang tua Ananda Annisa Az-Zahra, Kelas XI-2A.
Terpilihnya Pengurus Inti MOS periode 2026/2027 diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara orang tua dan sekolah. MOS memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi sekaligus mitra sekolah dalam mendukung berbagai program pendidikan dan pembinaan siswa.
Sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang positif. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, orang tua dapat turut berkontribusi dalam mendukung perkembangan siswa, baik dalam aspek akademik, karakter, kepemimpinan, maupun pengembangan potensi lainnya.
Keluarga besar SMA Islam Sabilillah Malang mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh Pengurus Inti MOS periode 2026/2027. Semoga amanah dalam menjalankan tugas, senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah SWT, serta mampu menghadirkan kontribusi terbaik bagi kemajuan sekolah dan keberhasilan pendidikan seluruh siswa SMAIS.
Bersama bersinergi, berkolaborasi, dan berkontribusi untuk mewujudkan generasi pemimpin peradaban dunia yang islami, berkebangsaan, dan cendekia.