Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum spesial untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini. Namun, ada yang berbeda di TK Islam Sabilillah Malang 2 tahun ini. Mengusung tagline unik “Happy Ramadan”, sekolah ini menggelar rangkaian kegiatan edukatif yang penuh keceriaan pada 5 Maret lalu. Langkah ini diambil untuk menghadirkan suasana Ramadan yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak, sejalan dengan tema besar lembaga: “Ramadan Mubarak Penuh Cinta”.
Salah satu agenda utama yang mencuri perhatian adalah Teacher Guide. Berbeda dari hari biasanya, kali ini orang tua siswa “turun gunung” menjadi pemateri di hadapan anak. Mereka menyampaikan materi seputar ibadah Ramadan yang telah disusun sekolah dengan improvisasi kreatif agar lebih mudah dicerna anak-anak.
”Harapannya, orang tua bisa bersinergi dengan sekolah. Karena bagaimanapun, keluarga adalah pendidikan pertama dan utama bagi anak,” ujar Kepala TK Islam Sabilillah Malang 2, Nurul Chotimah, S.Pd.I.
Sembari anak-anak belajar, para orang tua mengikuti sesi Parenting di ruang VIP SDIS-2. Menghadirkan Efi Hidayatiningsih, S.E, selaku Trainer BNS dan Promotor STIFIn. Sesi ini mengupas tuntas metode mendidik anak yang dicontohkan oleh Luqman Al-Hakim dalam Alquran. “Fokus utamanya adalah membekali orang tua dengan strategi jitu agar anak-anak bersemangat menjalankan ibadah puasa tanpa merasa dipaksa,” terang Teacher Uyun, sapaan akrab Nurul Chotimah, S.Pd.I.
Menjelang waktu berbuka, keceriaan memuncak saat agenda Berbagi Takjil dimulai. Sebanyak 250 paket takjil disiapkan, di mana setiap anak membawa minimal tiga paket untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Melibatkan 76 siswa, kegiatan ini bertujuan melatih rasa empati dan kedermawanan sejak dini.
Rangkaian acara ditutup dengan Buka Puasa Bersama yang penuh kehangatan. Ini merupakan momen perdana bagi TK Islam Sabilillah Malang 2 untuk berkumpul secara lengkap antara guru, wali murid, dan siswa dalam satu meja.
”Melalui momentum ini, kita ingin mempererat tali silaturahmi. Semoga di bulan yang penuh berkah ini, ukhuwah kita semakin terjaga,” ucap Teacher Uyun.
Kegiatan Happy Ramadan ini mendapat apresiasi tinggi. Adinda Rizki Amelia, perwakilan orang tua sekaligus pengurus IKA Sabilillah, menyampaikan bahwa para wali murid sangat antusias.
”Kegiatan ini menjadi sarana efektif bagi anak-anak untuk belajar berbagi dan merayakan Ramadan bersama teman serta guru di lingkungan yang edukatif,” tuturnya.
Orang tua memberikan dukungan penuh karena melihat dampak praktis bagi anak. Selain menjadi alternatif bermanfaat daripada sekadar bermain ponsel di rumah, program ini efektif membentuk pribadi anak yang dermawan, peduli lingkungan, dan kompak dengan teman-temannya.
”Melalui sesi edukasi ini, kami juga belajar mengelola emosi agar tidak mudah memarahi anak dan lebih memahami cara menghadapi perilaku mereka ke depannya,” pungkas Adinda.