Memasuki bulan suci yang penuh berkah, SD Islam Sabilillah Malang 2 kembali menggelar Pesantren Ramadan sebagai upaya penguatan karakter religius peserta didik. Kegiatan ini dirancang secara komprehensif untuk membentuk generasi bertaqwa, mandiri, dan memiliki kedekatan kuat dengan Al-Qur’an serta sunah Rasulullah SAW. Adapun rangkaian kegiatan setiap harinya dimulai dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah sebagai pembuka untuk menata niat dan melatih kedisiplinan spiritual siswa. Suasana akademik yang religius terasa kental saat siswa mengikuti kajian Kitab Alala. Melalui kajian ini, siswa diajarkan nilai-nilai adab, etika menuntut ilmu, dan pembentukan akhlakul karimah yang menjadi ciri khas profil lulusan Sekolah Sabilillah.

Kekhusyukan berlanjut dengan agenda tadarus Al-Qur’an bersama di kelas. Di bawah bimbingan guru, para siswa melantunkan ayat suci secara tartil guna memperlancar bacaan sekaligus menanamkan rasa cinta Al-Qur'an sejak dini. Tak hanya membaca, pemahaman fikih ibadah dipertajam melalui sesi Dirosah Islamiyah. Menggunakan buku panduan khusus Ramadan, siswa secara bergantian menyetorkan hafalan niat puasa, doa berbuka, niat sholat tarawih, hingga niat sholat witir. Menjelang tengah hari, kepercayaan diri siswa diasah melalui program Kultum (Kuliah Tujuh Menit). Setiap hari, satu siswa diberikan kesempatan berpidato di depan teman-temannya sebagai sarana melatih public speaking dan mentalitas pemimpin.
Memasuki sesi siang, para siswa diajak menyelami sejarah melalui penyampaian kisah hikmah Nabi Muhammad SAW, Khulafaur Rasyidin, serta para sahabat. Narasi kepahlawanan ini diharapkan menjadi teladan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian kegiatan ditutup dengan program One Day One Hadits dan sesi refleksi untuk meninjau kembali pembelajaran hari tersebut.
Melalui agenda yang tertata rapi, SD Islam Sabilillah Malang 2 berkomitmen menjadikan Ramadan sebagai madrasah terbaik bagi pertumbuhan intelektual dan spiritual siswa.