SMP Islam Sabilillah Malang menyelenggarakan kegiatan Self-Directed Learning pada Sabtu, 24 Oktober 2026 sebagai salah satu upaya untuk membangun kemandirian dan tanggung jawab Ananda dalam menjalani proses pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan setelah rangkaian acara Pengukuhan Pelajar Pemimpin Peradaban Dunia Sekolah Sabilillah Tahun 2026 yang bertempat di Lapangan Utama Pemimpin Peradaban Dunia. Melalui kegiatan Self-Directed Learning, Ananda mendapatkan kesempatan untuk merefleksikan perjalanan belajarnya, menyampaikan perkembangan diri, serta memperkuat komitmen untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Kegiatan ini juga melibatkan orang tua dan wali kelas sebagai bagian penting dalam mendukung perkembangan Ananda selama menempuh pendidikan di SMP Islam Sabilillah Malang.
Kegiatan Self-Directed Learning dilaksanakan dengan konsep tripartit yang mempertemukan tiga pihak, yaitu Ananda, orang tua, serta wali kelas. Dalam pelaksanaannya, Ananda mempresentasikan perkembangan (progress) dan komitmen yang telah dijalankan selama belajar di SMP Islam Sabilillah Malang. Orang tua kemudian menyimak presentasi tersebut dan memberikan tanggapan sebagai bentuk perhatian serta dukungan terhadap proses perkembangan Ananda. Sementara itu, wali kelas berperan layaknya moderator yang menjembatani komunikasi antara Ananda dan orang tua agar diskusi berlangsung secara terbuka dan terarah. Kegiatan ini tersebar di ruang-ruang kelas VII hingga VIII F, sehingga setiap keluarga memiliki kesempatan untuk berdialog dan membahas perkembangan belajar Ananda secara lebih mendalam.
Melalui konsep tripartit ini, Self-Directed Learning menjadi ruang bagi Ananda untuk belajar mengenali potensi diri, mengevaluasi proses belajar, serta menyampaikan target dan komitmen yang ingin dicapai. Keterlibatan orang tua dan wali kelas turut memperkuat sinergi pendampingan, sehingga Ananda memperoleh masukan dan dukungan dari lingkungan terdekatnya. Proses presentasi dan diskusi juga mendorong Ananda untuk berani mengemukakan pendapat, menerima saran, serta bertanggung jawab terhadap keputusan dan komitmen yang telah disampaikan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi mengenai perkembangan belajar, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Ananda untuk melatih kemampuan refleksi diri dan membangun kesadaran akan pentingnya proses belajar yang berkelanjutan.
Kegiatan Self Directed Learning sejalan dengan penerapan dimensi Pemimpin Negarawan, yang mendorong Ananda untuk memiliki tanggung jawab, integritas, serta kesadaran dalam memimpin dan mengembangkan dirinya sendiri. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengarahkan orang lain, tetapi juga perlu memiliki kemampuan mengevaluasi diri, menerima masukan, dan berkomitmen terhadap perbaikan. Melalui kegiatan ini, SMP Islam Sabilillah Malang berharap Ananda semakin mandiri dalam menentukan arah pengembangan dirinya, mampu membangun komunikasi yang baik dengan orang tua dan guru, serta konsisten menjalankan komitmen yang telah dibuat. Semoga kegiatan ini menjadi langkah bermakna dalam membentuk Ananda sebagai generasi Pemimpin Negarawan yang berkarakter, bertanggung jawab, dan siap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.