Pengalaman belajar yang tak terlupakan dirasakan oleh siswa kelas 2 SD Islam Sabilillah Malang 2 pada kegiatan outing class ke wisata Duta Pengangguran, Kamis (16/04). Kegiatan edukasi ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lebih dekat budidaya tanaman anggur secara langsung di alam terbuka.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebelum keberangkatan, memohon kelancaran dan keselamatan selama perjalanan. Sesampainya di lokasi, keceriaan langsung terpancar dari wajah para siswa yang kemudian mengabadikan momen melalui sesi foto bersama per kelas.
Sambutan hangat diberikan kepada para siswa melalui sajian welcome drink berupa teh anggur yang menyegarkan. "Wah, enak sekali! Jadi pengen nambah," seru salah satu siswa dengan penuh antusias saat menikmati minuman unik tersebut. Selain diberi welcome drink, para siswa juga diberi beberapa buah anggur yang bisa dinikmati. Suasana semakin akrab ketika Bapak Dwi, salah satu pemilik wisata Duta Pengangguran, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan pengantar mengenai pentingnya mengenal potensi alam.

Memasuki sesi inti, para siswa dibagi menjadi tiga kelompok sesuai kelas masing-masing. Didampingi oleh kakak-kakak mahasiswa, mereka diajak berkeliling kebun anggur untuk belajar secara langsung. Dalam sesi ini, siswa mendapatkan wawasan baru mengenai jenis-jenis anggur serta mengenal anatomi tanaman, seperti perbedaan batang primer, sekunder, dan tersier.

Tak sekadar melihat, para siswa juga diajarkan teknik menanam anggur dengan bimbingan kakak-kakak mahasiswa. Pengalaman ini menjadi sangat berkesan ketika siswa mempraktikkan langsung cara menanam, mulai dari tahap membuka polybag hingga menancapkan batang anggur ke media tanam. Momen menarik terjadi saat pengisian media tanam, beberapa siswa tampak menunjukkan ekspresi geli karena harus memasukkan tanah ke dalam polybag secara manual menggunakan tangan tanpa alat bantu. Meski demikian, antusiasme mereka tidak surut untuk menyelesaikan proses menanam hingga tuntas. Sebagai apresiasi atas semangat belajar mereka, hasil dari media tanam tersebut dapat dibawa pulang ke rumah sebagai oleh-oleh. 
Kegiatan outing class ini berhasil menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif. Sebagai bentuk evaluasi, rangkaian acara diakhiri dengan pengisian Lembar Kerja Siswa (LKS) guna mengukur sejauh mana pemahaman yang telah diperoleh siswa selama kegiatan berlangsung. Melalui kunjungan ini, diharapkan siswa kelas 2 tidak hanya memahami proses pertumbuhan tanaman secara teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan serta kebanggaan atas kekayaan alam di sekitar mereka.