Jl. Terusan Piranha Atas No.135 Malang admin@sekolahsabilillah.sch.id
Follow us:
Publikasi Sekolah Islam Sabilillah Malang

SISMA Berdzikir dan Berdoa Bersama dalam Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77

27 August 2022

Sisma berdzikir dan berdo’a dilakukan secara istiqomah oleh Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang, pada kali momen yang sepesial karena pelaksanaan bersamaan dengan Peringatan Hari ulang tahun RI ke-77, kali ini Sekolah Sabilillah Malang menggelar dzikir dan berdoa bersama untuk mengenang dan mendo’akan para pahlawan yang telah gugur dan berjasa dalam memerdekaan negeri tercinta Indonesia dan serta mendoakan keselamatan negeri ini supaya bisa pulih kembali pasca terjadi pandemi Corona virus. Hal ini selaras dengan jargon dari pemerintah yaitu “Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat”, menatap masa depan menyongsong Indonesia maju.

Pelaksanaan Dzikir dan Doa bersama ini dilakukan melalui Offline dan Online. Tempat offline dilaksanakan tepatnya pada Hari Rabu 17 Agustus 2022 pukul 19:00 WIB (bada shalat isya’) tempat di Masjid Sabilillah Al irfan kampus 2, yang di ikuti oleh seluruh santri putra dan putri. sedangkan untuk pelaksanaan dzikir Onlinenya melalui via aplikasi zoom meeting, yang di ikuti oleh seluruh civitas LPI Sabilillah Malang , dewan guru berserta staf, seluruh orang tua dan siswa TK, SD, SMP Islam Sabilillah dan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School.

kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang Bapak Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd, dan Dzikir dan Do’a di pimpin oleh Ustadz Faturohaman selaku Musyrif mahad SMA islam Sabilillah Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang tumpah darah demi kemerdekaan Indonesia, sehingga santri mengetahui arti sebuah perjuangan. Dulu berjuang dari penjajahan sedangkan sekarang berjuang untuk memerangi kebodohan dan kemalasan serta tantangan menghadapai zaman yang moderen. Kegiatan ini sangat baik untuk membentuk karakter siswa yang akan menjadi pemimpin perdaban dunia, karena seorang pemimpin itu harus mempunyai jiwa patriotik (cinta tanah air) serta religious agar mempunyai hati yang lembut dan akhlaqul karimah sehingga mengayomi masyarakat yang rahmatallilalamin.

Translate