Jl. Terusan Piranha Atas No.135 Malang [email protected]
Follow us:
Header berita

SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren Berpartisipasi dalam Pekan Literasi Kota Malang melalui Bedah Buku Karya Siswa

SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren Berpartisipasi dalam Pekan Literasi Kota Malang melalui Bedah Buku Karya Siswa

19 October 2026

SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren Berpartisipasi dalam Pekan Literasi Kota Malang melalui Bedah Buku Karya Siswa
Malang, 16 Oktober 2026 - SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren turut berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Literasi bertajuk “Menguatkan Ekosistem Literasi Menuju Kota Malang Mbois Berkelas” yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang pada 14-16 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren mendapatkan kesempatan untuk menghadirkan karya literasi peserta didiknya melalui sesi bedah buku Under No Flag Vol. 1 karya Dimas Redha Maheswara.

Partisipasi ini menjadi salah satu bentuk dukungan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren terhadap penguatan budaya literasi di lingkungan pendidikan. Kehadiran karya siswa dalam kegiatan literasi tingkat kota juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kreativitas dan potensi peserta didik kepada masyarakat yang lebih luas.

Pekan Literasi Kota Malang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem literasi serta mendorong tumbuhnya budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat. Melalui kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, berbagai pihak memperoleh ruang untuk berpartisipasi dalam pengembangan literasi, termasuk lembaga pendidikan yang berperan penting dalam menumbuhkan minat baca dan kemampuan menulis generasi muda.

Pada Jumat, 16 Oktober 2026, SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren mengikuti sesi bedah buku yang menghadirkan karya siswa berjudul Under No Flag Vol. 1. Dalam sesi tersebut, SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren berpartisipasi bersama SMAN 1 Kota Malang. Kehadiran kedua sekolah dalam agenda yang sama menunjukkan adanya ruang kolaborasi antarlembaga pendidikan untuk mendukung perkembangan literasi di Kota Malang.

Bagi SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren, kesempatan ini menjadi langkah penting dalam memberikan apresiasi terhadap karya peserta didik. Karya tulis tidak hanya menjadi sarana untuk menuangkan gagasan dan kreativitas, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan ide, serta memperluas wawasan melalui proses membaca dan menulis.

Penerbitan karya siswa juga mencerminkan pentingnya lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas dan keberanian untuk berkarya. Dengan adanya kesempatan untuk memperkenalkan buku melalui forum literasi, peserta didik diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Partisipasi dalam Pekan Literasi ini sejalan dengan upaya sekolah untuk mendukung penguatan budaya literasi sebagai bagian dari proses pendidikan. Perpustakaan sekolah turut memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan yang mendorong peserta didik untuk dekat dengan buku, terbiasa membaca, serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan menulis dan berkarya.

Melalui kegiatan ini, SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren berharap budaya literasi dapat terus tumbuh, tidak hanya melalui kegiatan membaca, tetapi juga melalui apresiasi terhadap karya dan kreativitas peserta didik. Dukungan terhadap penulis muda menjadi salah satu langkah untuk membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi sekolah dalam pengembangan literasi di Kota Malang.

Keikutsertaan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren dalam Pekan Literasi Kota Malang menjadi pengingat bahwa setiap karya memiliki ruang untuk berkembang dan setiap peserta didik memiliki potensi untuk berkontribusi melalui literasi. Dengan dukungan lingkungan pendidikan yang positif, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk membaca, menulis, dan menghasilkan karya yang menginspirasi.
Translate