Sebagai upaya memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga sekolah, SD Islam Sabilillah Malang 2 menyelenggarakan kegiatan "Simulasi Mitigasi Bencana" yang berlangsung di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membekali siswa, guru, serta staf dengan pengetahuan praktis dan kesiapan mental dalam menghadapi situasi darurat, khususnya potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Simulasi dimulai dengan pemberian materi edukasi mengenai jenis-jenis bencana dan prosedur keselamatan dasar. Para siswa diajarkan langkah-langkah penyelamatan diri, seperti berlindung di bawah meja yang kokoh saat terjadi gempa bumi dan teknik menutupi kepala untuk menghindari benturan. Fokus utama dari pelatihan ini adalah menanamkan sikap tenang dan tidak panik, sehingga setiap individu dapat mengambil keputusan yang tepat di tengah situasi kritis.


Puncak kegiatan ditandai dengan bunyi sirine darurat yang menggema di seluruh area sekolah. Seluruh siswa dengan sigap mempraktikkan prosedur evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditentukan secara teratur dan terpimpin. Para guru berperan aktif mengarahkan barisan untuk memastikan tidak ada siswa yang tertinggal di dalam ruang kelas. Melalui latihan fisik ini, jalur evakuasi yang ada di sekolah diuji efektivitasnya guna memastikan kelancaran alur penyelamatan jika bencana sesungguhnya terjadi.
Kepala Sekolah SD Islam Sabilillah Malang 2 menekankan bahwa keselamatan siswa adalah prioritas utama. "Mitigasi bencana bukan sekadar teori, melainkan keterampilan hidup yang wajib dimiliki. Kami ingin membangun budaya siaga di sekolah agar seluruh warga sekolah memiliki refleks yang cepat dan tepat dalam menjaga keselamatan diri maupun sesama," tegasnya. Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi bersama tim pendamping untuk meninjau kembali aspek-aspek yang perlu ditingkatkan dalam prosedur keselamatan sekolah. Dengan adanya simulasi rutin ini, SD Islam Sabilillah Malang 2 berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap tantangan bencana di masa depan.