Pondok Ramadan 1447 H SMP Islam Sabilillah Malang, Anugerah ‘Santri Award’, Apresiasi Karakter Siswa
MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Suasana Ramadan di SMP Islam Sabilillah Malang (SMPIS) tahun ini terasa berbeda dan penuh semangat kompetisi positif. Tidak hanya fokus pada nilai akademik di dalam kelas, sekolah ini meluncurkan program “Santri Award” sebagai bagian dari rangkaian Pesantren Ramadan untuk mengapresiasi karakter dan spiritualitas siswa.Waka Kurikulum SMP Islam Sabilillah Malang, Miftahul Jannah, S.Pd., menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan untuk menggeser paradigma prestasi di mata siswa.”Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak bahwa semua bisa berprestasi, tidak hanya saat pembagian rapor. Jika biasanya identitas prestasi adalah juara 1, 2, atau 3 di kelas, melalui Santri Award ini, setiap kebaikan dan keaktifan siswa selama Ramadan kami apresiasi,” ujar Miftahul Jannah.Penghargaan Santri Award ini mencakup sekitar enam kategori penilaian. Beberapa di antaranya adalah santri atau siswa dengan khotam Alquran terbanyak, santri disiplin dan rapi, santri teraktif selama kegiatan Ramadan, santri peraih fastabiqul khairat terbaik, santri santun dan berkarakter dan santri tampilan kultum terbaik. “Penghargaan di tiap kategiri tersebut tersebut diberikan kepada satu siswa terbaik dari masing-masing kelas,” terang Miftakhul Jannah.Selain penghargaan individu, program Pesantren Ramadan SMPIS juga kental dengan aksi sosial. Kolaborasi antara OSIS dan paguyuban orang tua berhasil menyalurkan 1.800 paket takjil kepada masyarakat.Tak berhenti di situ, para siswa juga diajak melakukan praktik langsung berzakat dan bersedekah. Sekolah memfasilitasi pengumpulan zakat maal dan sedekah yang kemudian disalurkan langsung oleh siswa ke panti asuhan dalam bentuk uang tunai dan paket parsel. Tercatat ada ratusan paket zakat yang terkumpul dan telah disalurkan.Miftakhul Jannah mengungkapkan, salah satu inovasi baru tahun ini adalah inisiatif “Ramadan Fastabiqul Khoirot”. Program ini mendorong siswa untuk melakukan kebaikan nyata di lingkungan keluarga, seperti kewajiban menyapa dan menanyakan kabar kerabat (kakek, nenek, atau paman/bibi) melalui telepon atau pesan singkat.”Program ini mengajarkan anak-anak untuk peduli dan menjaga silaturahmi dengan keluarga besar, meskipun mereka tidak tinggal serumah,” tambah Miftah.Melalui rangkaian kegiatan ini, SMP Islam Sabilillah Malang berharap Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah secara personal, tetapi juga menjadi momentum transformasi karakter siswa menjadi pribadi yang lebih berani, peduli, dan religius. (imm/sir/udi)Berita dimuat secra daring pada tanggal 15 Maret 2026 melalui tautan https://malangposcomedia.id/pondok-ramadan-1447-h-smp-islam-sabilillah-malang-anugerah-santri-award-apresiasi-karakter-siswa/