Suasana apel pagi di SMP Islam Sabilillah Malang berlangsung cukup meriah dibandingkan apel di hari biasanya. Apel yang dilaksanakan pada hari Senin (15/12) di halaman depan Masjid Sabilillah Al-Irfan bersamaan dengan beberapa momen penting yaitu Awarding 4 (Empat) kegiatan penting yakni pertama pengumuman pemenang “Festival Bulan Bahasa 2025”. Kedua, pengumuman siswa yang membaca buku terbanyak selama 1 semester. Ketiga, pengumuman pengunjung dan peminjam teraktif di Perpustakaan SMP Islam Sabilillah Malang. Terakhir, pemilihan “Duta Literasi SMP Islam Sabilillah Malang”. Kegiatan dibuka dengan doa awal kegiatan serta motivasi yang disampaikan oleh Bu Nur Lailiyah S.Pd, M.Pd. selaku kepala SMP Islam Sabilillah Malang. Beliau menyampaikan bahwa hari tersebut menjadi hari yang istimewa karena SMP Islam Sabilillah Malang akan memiliki sosok duta literasi yang akan menjalankan tugasnya selama satu tahun ke depan. Duta literasi bukan hanya sekedar “title” semata, namun ia diharapkan mampu menjadi teladan bagi seluruh siswa SMP Islam Sabilillah Malang, terutama pada bidang literasi melalui kegiatan membaca buku.
Lalu kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang “Festival Bulan Bahasa 2025”, siswa yang membaca buku terbanyak selama 1 semester serta pengunjung dan peminjam teraktif di Perpustakaan oleh Waka Kurikulum SMP Islam Sabilillah Malang, Bu Miftakhul Jannah, S.Pd. Para pemenang diminta untuk menuju ke panggung depan untuk menerima sertifikat penghargaan serta berfoto bersama kepala SMP Islam Sabilillah Malang. Menariknya terdapat beberapa siswa yang berhasil membaca buku lebih dari 200 judul buku selama 1 semester terakhir. Para siswa tersebut mengaku rutin membaca buku setiap hari, baik ketika di sekolah maupun di rumah. Pencapaian yang cukup membanggakan dari para siswa SMP Islam Sabilillah Malang. Kemudian berlanjut pada pemilihan Duta Literasi SMP Islam Sabilillah Malang, terpilihlah 2 (dua) siswa yang layak menjadi Duta Literasi SMP Islam Sabilillah Malang yakni Hanan Taqi Aflaha (Kelas 7D) sebagai “Duta Literasi Putra” dan Queenara Balqis Az Zahra sebagai “Duta Literasi Putri”. Pemilihan tersebut telah melewati beberapa tahap seleksi diantaranya keaktifan dalam mengunjungi perpustakaan, jumlah dan ragam buku yang pernah dibaca, serta tahap interview oleh pustakawan. Terdapat beberapa poin pertanyaan yang diajukan ketika tahap interview meliputi makna membaca buku, kebiasaan literasi, dampak membaca bagi diri sendiri dan orang lain, langkah yang akan diambil jika terpilih sebagai Duta Literasi serta sikap dan karakter yang harus dimiliki oleh Duta Literasi.
Kehadiran Duta Literasi di lingkungan SMP Islam Sabilillah Malang ini menjadi bukti bahwa sekolah turut aktif dan peduli dalam pengembangan kemampuan literasi para siswa. SMP Islam Sabilillah Malang telah mewadahi minat dan bakat para siswa di bidang literasi melalui kegiatan DEARS, Klub Pecinta Literasi, dan menghadirkan perpustakaan yang menarik. Diharapkan para siswa nantinya bisa menjadi lulusan yang berprofil berprestasi karena kemampuan literasi yang baik dapat meningkatkan motivasi belajar para siswa agar mampu meraih prestasi di berbagai bidang, baik bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, hal tersebut juga salah satu langkah nyata SMP Islam Sabilillah Malang dalam memberikan pendidikan yang bermutu dan berkualitas unggul bagi para siswa.