01 April 2026
Suasana hangat Idulfitri masih terasa di TK Islam Sabilillah Malang 1. Pada hari Senin, 30 Maret 2026 pukul 08.00–09.00 WIB, anak-anak mengikuti kegiatan potluck yang penuh keceriaan dan sarat makna kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk saling berbagi sekaligus mempererat tali persaudaraan setelah libur panjang Lebaran.
Sejak pagi, anak-anak datang dengan wajah ceria sambil membawa satu kue khas Lebaran dari rumah. Dengan bangga, mereka menunjukkan kue yang dibawa kepada guru dan teman-temannya. Beragam jenis kue tersaji di meja kelas, mulai dari nastar yang lembut, kastengel yang gurih, hingga putri salju yang manis sehingga menciptakan suasana yang meriah, penuh warna, dan menggugah selera.
Kegiatan diawali di dalam kelas dengan sesi berbagi cerita. Guru mengajak anak-anak duduk melingkar agar suasana lebih hangat dan interaktif. Satu per satu anak diberi kesempatan untuk menceritakan pengalaman mereka selama merayakan Idulfitri. Ada yang bercerita tentang perjalanan mudik ke kampung halaman, ada pula yang berbagi cerita tentang menerima tamu, memakai baju baru, hingga momen mendapatkan uang saku dari keluarga. Dengan penuh antusias, anak-anak saling mendengarkan, belajar menghargai cerita teman, serta melatih keberanian untuk berbicara di depan orang lain.
Setelah sesi bercerita, kegiatan dilanjutkan dengan makan kue bersama. Guru mengarahkan anak-anak untuk saling berbagi dan menawarkan kue yang mereka bawa kepada teman-temannya. Momen ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan tentang arti berbagi, kesabaran menunggu giliran, serta pentingnya mengucapkan terima kasih. Tawa dan keceriaan pun memenuhi ruangan saat anak-anak saling mencicipi berbagai jenis kue dengan penuh rasa ingin tahu.
Tidak hanya berhenti di dalam kelas, kegiatan potluck dilanjutkan dengan kunjungan ke kelas lain. Anak-anak dari kelompok A dan B secara bergantian bertamu ke kelas teman-temannya. Mereka membawa sebagian kue untuk dibagikan, sekaligus belajar cara bertamu yang baik dengan mengucapkan salam, bersikap sopan, dan berinteraksi dengan teman. Suasana sekolah pun terasa hidup dengan aktivitas anak-anak yang saling menyapa dan berbagi kebahagiaan.
Selama kegiatan berlangsung, guru juga memberikan pendampingan dan arahan agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan menyenangkan. Nilai-nilai karakter seperti kebersamaan, kepedulian, sopan santun, serta rasa syukur terus ditanamkan melalui pengalaman langsung yang mereka rasakan.
Melalui kegiatan potluck ini, anak-anak tidak hanya menikmati aneka kue Lebaran, tetapi juga mendapatkan pengalaman sosial yang berharga. Kegiatan sederhana ini menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan rasa empati, mempererat hubungan pertemanan, serta menciptakan kenangan indah di lingkungan sekolah. Suasana penuh kehangatan dan keceriaan yang tercipta menjadi bukti bahwa kebahagiaan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana seperti berbagi dan kebersamaan. (red/nh)