Jl. Terusan Piranha Atas No.135 Malang admin@sekolahsabilillah.sch.id
Follow us:
Publikasi Sekolah Islam Sabilillah Malang

Tumbuhkan Daya Inovasi Tingkat Tinggi

03 October 2023

SMP Islam Sabilillah Malang melaksanakan Assembly untuk tema pertama di Tahun Ajaran 2023/2024 yang diikuti oleh siswa serta orang tua kelas 7 dan 8 pada Sabtu, (30/9) lalu. 

Dalam kegiatan tersebut, setiap kelas memiliki tema berbeda. Untuk kelas 7 dengan tema : Bright Future Technology. Sedangkan kelas 8 dengan tema : Technopreneurship. 

Kepala SMP Islam Sabilillah Malang, Ani Rahmawati, S.Pd., M.Pd menuturkan assembly diselenggarakan setiap semester. Sebelum ke tahap ini, para siswa telah melalui beberapa tahapan. Yakni Analyze,  Planning, Executing, dan Presenting. 

“Dari tahapan itu, anak-anak kami menghasilkan sebuah produk. Artinya produk yang mereka presentasikan itu merupakan hasil dari sebuah proses dengan daya analisis yang tinggi,” ujar Rahma 

“Kehadiran orang tua siswa juga sangat luar biasa. Mereka sangat antusias untuk melihat  putra-putrinya dalam mempresentasikan sebuah proyeknya yang sudah dikerjakan,” sambungnya. 

Rahma juga menjelaskan, pemilihan tema untuk kelas 7 yaitu Bright Future Technology adalah untuk menyiapkan siswa menghadapi tantangan revolusi industri konsep Society 5.0. Sekaligus melatih siswa berpikir kritis dan kreatif dalam menemukan solusi teknologi tepat guna untuk kebaikan umat manusia dan menumbuhkan karakter cinta sesama dan cinta ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Dengan tujuan, untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa untuk menemukan solusi permasalahan terkait pemanfaatan teknologi tepat guna bertujuan untuk kebaikan umat manusia. Melatih keterampilan siswa untuk menciptakan produk atau project berbasis teknologi tepat guna untuk kebaikan umat manusia. 

Sedangkan untuk tema kelas 8 yaitu Technopreneurship (Kewirausahaan dengan integrasi teknologi) merupakan tema yang baru. Memiliki tujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa untuk menemukan solusi permasalahan terkait pemanfaatan teknologi untuk entrepreneurship 

Menyiapkan siswa menghadapi tantangan revolusi industri konsep Society 5.0 dan menumbuhkan karakter cinta sesama dan cinta ilmu pengetahuan dan teknologi. 

“Para siswa ini sebelumnya sudah melakukan proses selama dua bulan. Jadi setiap satu semester ada dua tema. Minggu depan sudah lanjut dengan tema ke dua. Jadi kami sudah memiliki timeline (jadwal),” ucap Rahma. 

Dalam kegiatan tersebut, setiap siswa dikelompokan untuk membuat produk yang sesuai dengan temanya. Dan setiap kelompok terdapat 3-4 siswa. Jadi setiap kelas terdapat 9-10 kelompok.  

“Titik pentingnya tidak hanya sebuah produk. Tapi bagaimana 4C-nya siswa bisa dikembangkan. Karena pada pembelajaran my project kreativitas siswa akan teruji. Bagaimana bisa mereka bisa berkolaborasi dan berkomunikasi yang baik,” ungkap Rahma. “Kami juga memberikan reward kepada para siswa secara individu yang paling kritis, kreatif yang sudah kami nilai dalam proses pengerjaan my project di dalam pembelajaran. Jadi penilaian tidak hanya waktu assembly hari ini saja,” terangnya 

Translate